Selasa, 03 September 2013

pencarian senja

selamat malam, sayang..
tadi sore diam-diam aku mencari tempat dimana kamu selalu mengerjakan hobimu itu. jangan takut, itu tidak akan merubah segalanya. kamu akan tetap menjadi kamu yang tak akan pernah kembali seperti dulu dan pencarian ini juga tidak akan pernah mengubah bagaimana pola pikir remaja yang terus mencarimu.
tidakkah ini menyenangkan? tentu saja untuk diriku sendiri. 
aku mencarimu seolah-olah sudah ribuan tahun lamanya aku tak berjumpa denganmu dan kenyataannya baru 2 bulan yang lalu pertemuan terakhir itu mengendap dalam ingatanku. 
menyenangkan, bagaimana akhirnya aku tau di tempat itulah kamu banyak menghabiskan waktu bersama teman-temanmu. tak ada yang buruk. aku sangat yakin itu adalah tempat yang sangat-sangat baik untukmu.
menyenangkan, bagaimana aku sudah cukup terpuaskan dengan tempat itu yang perlahan menghapus kerinduan meski yang terlihat hanyalah pagar besi dengan lilitan rantai. kosong. kamu tak disana.
tak apa sayang, aku tak pernah sedikitpun marah padamu atas kekosongan ini. berjalanlah sayang. terus, jangan berhenti. jangan liat aku yang berada di belakangmu, mengikutimu. setidaknya aku mengerti dimana perbedaan dimensi kita. kamu di depan, aku di belakang. kamu nyata dan aku bayanganmu. di depanmu cahaya itu tak akan pernah berhenti. berjalanlah hingga kau lelah, kau tau aku selalu berada di belakangmu. ya, kapan pun kamu butuh aku. aku ada. selalu ada.

Senin, 02 September 2013

rindu kamu, sungguh.

selamat malam bintangku yang perlahan redup namun aku tau bahwa kamu selalu berada di sana. bagaimana kabarmu sayang? hanya itu yang mampu keluar dari bibirku yang kelu ini. ini sudah cukup sayang. melegakan, menenangkan. 

                                                                       
aku yakin, kamu yang sekarang adalah pribadi yang berbeda dari sebelumnya. aku mengerti. setiap detiknya kamu boleh selalu berubah, bertransformasi. sulit aku mengenalimu dirimu yang sekarang. apakah benar itu kamu? ataukah aku yang terhanyut oleh khayalanku sendiri? ceritakan padaku, siapakah kamu ini? maukah kamu sejenak duduk di sampingku, sambil bercerita tentang pekerjaan barumu dan kehidupan barumu. kamu yang baru. sungguh, aku tidak akan merindukan kamu yang dulu seperti gadis-gadis lain yang sedang kasmaran itu. 
yang aku rindukan hanyalah saat-saat kita bersama dulu. 
aku rindu kamu yang datang ke kos ku.
aku rindu kamu yang menyempatkan waktumu untuk sekedar meredakan rindumu kepadaku.
aku rindu dengan gelak tawamu.
aku rindu dengan mawa-mawar putih yang kau bawakan untukku.
aku rindu dengan wajah polosku ketika aku buka pintu kos.
aku rindu dengan ejekan-ejekanmu.
aku rindu melihat kepalamu yang botak itu.
aku rindu dengan ceritamu tentang PSLmu.
aku rindu dengan cerita-ceritamu ketika kamu mengalami kesulitan dengan kegiatanmu.
bahkan, aku rindu ketika kamu menyuruhku untuk diet.
aku rindu kamu yang dulu, yang sekarang, yang besok, 10 hari lagi, 10 bulan lagi, 10 tahun lagi. aku rindu kamu. ada di dimensi manakah kamu kini?