Minggu, 21 April 2013

Pegasus

  kadang, rasa rindu itu hanya sanggup mengadu di baris gigimu. aku mengatakan selamat tinggal padamu, sedangkan batinku berbisik, selamanya aku akan memikirkanmu, mereka-reka hari pertemuan yang sempurna. 
  rasanya sangat ajaib meski aku sudah memperkirakannya berkali-kali. surat-surat itu tak mengubah apa pun. kau tetap pergi.
  akan tetapi, aku tetap akan menunggu. mungkin aku telah sangat renta ketika kita kelak bertemu. pada hari ketika semua sakit dan kerinduan sudah menjadi masa lalu. tak penting lagi untuk dikenang. tetapi, aku tetap akan menunggu. biar hanya sisa dirimu yang akan kudapati. tak mengapa jika engkau kelak adalah lelaki tua berambut putih yang berusaha tetap bugar pada napasmu yang tertahan-tahan. 
  kelak, ketika anak-anak sudah berkelana sendiri-sendiri dan tak peduli kepada orangtuanya lagi. suatu hari jika hari-hari tinggal napas yang sulit, barangkali nasib akan sedikit berbaik hati mempertemukan kita lagi. lalu, kita akan saling menyapa seolah masa lalu tidak pernah ada apa-apa.
  bisakah?
  atau, sama dengan hari ini, bagimu aku tak berarti apa-apa lagi. tidak hari ini, atau bertahun-tahun nanti. 
tetapi, pada air mata aku masih bisa bersyukur karena memikirkanmu. sebab, tanpa itu, aku tak akan pernah bisa menulis dengan jiwaku. sebab, setiap kata adalah bisikan kekangenan kepadamu. tidakkah kau menyadari seluruh otakku adalah engkau.
pada setiap kisah mengalir ada engkau disitu. pada setiap puisi panjang yang memuja cinta, engkau ada disana. ya Tuhan, alangkah kayanya aku karena cinta kepadanya. meski itu amat meremukkan pada saat yang sama.
  aku berusaha merindukanmu dalam senyum. bahwa setiap kehidupan hanyalah pembagian peran. aku kebagian sesuatu yang tak terbayangkan. memikirakan seseorang sampai habis seluruh waktuku. meski sejak kanak-kanak dulu aku percaya, perasaan ini akan berumur sangat lama. bahkan, aku tak paham bagaimana bisa. aku telah mengetahui ini akan terjadi. bahwa aku akan sangat mengenangmu dan tidak akan pernah berubah perasaan itu.
  menangis dan tersenyum pada waktu yang sama.
  aku mencoba percaya, semustahil apapun, suatu hari engkau akan muncul dihadapanku. menyapaku, lalu merengkuhku dalam pelukmu. membisiki kata sakti di telingaku. aku tak pernah mengharapkan sesuatu melebihi itu.

dikutip dari novel Kinanthi terlahir kembali karya Tasaro G.K.

Kamis, 18 April 2013

buat kalian yang habis ujian

selamat buat adek-adek kelas yang aku kenal maupun yang tidak aku kenal, selamat sudah menjalani pertempuran selama 4 hari berturut-turut. nah pasti sekarang kalian bakal banyak nganggur di rumah ya. bakal jarang ketemu temen-temen, guru-guru, pacar mungkin yang punya pacar adek kelas. yakin deh sama aku, minggu pertama kalian bakal seneng-seneng karena kalian bisa leha-leha di rumah, bisa tidur terus di rumah tanpa dibayang-bayangi tugas maupun bimbel. tapi kalo udah masuk minggu ke 2 sampe minggu ke 3,kalian bakal mulai kena "sindrom sekolah", ini penyakit sekolah. kalian bakal kangen bukan sama pelajarannya tapi kalian bakal kangen sama memori-memori waktu kalian di sekolah sama temen-temen kalian. kangen temen-temen, kangen guru-guru, kangen suasanan kelas, kangen saat-saat kalian bisa utang di kantin, kangen dimarahin guru BK. itu penyakit yang nggak bakal terelakkan, ya kecuali kalo kalian emang dulu waktu sekolah nggak punya temen, kerjaannya cuma duduk begok di pojok kelas. 
nah, waktu libur berbulan-bulan itu kalian bakal mengalami perubahan dalam fisik maupun mental kalian :

1. perlahan kalian bakal hobi tidur siang
    yang dulunya kalo siang kalian kerjaannya masih di kelas, belajar matematika, kelaperan gara2 belom saatnya istirahat. kalo libur kalian bakal hobi tidur siang karena bener-bener kalian nggak ada kerjaa.
2. penimbunan lemak
    karena hobi tidur siang ini, kalian juga telah menyubang banyak lemak dalam tubuh kalian. kalian yang dulunya naik turun tangga kalo liburan ini kalian bakal naik turu kasur. alhasil, lemak tertimbun di bagian tubuh tertentu.
3. penurunan daya ingat
    karena kalian udah jarang latian soal, jarang ngerjain tuga, otak jarang dipake nah ini bikin kita jadi gampang lupa. cuma 2 hal yang masih kalian bisa ingat MAKAN dan TIDUR.
4. perubahan fungsi otak
    sebenernya masih sama kayak di nomer 3, kalian bakal lupa kalo 12 dibagi 3 hasil 4. kalian bakal susah banget nyari hasil 20 dikurangi 13. itu bakal susah, kalo aku saranin sih kalo kalian pergi-pergi ke warung-warung gitu kalian bawa kalkulator deh biar gampang ngitung-ngitung. 
5. mata dan jempol kerja ekstra keras
    nah ya gini,  kalo nggak ada kerjaan paling selain makan dan tidur kalian bakal sibuk smsan sama pacar(-pacar) kalian, sibuk smsan sama gebetan kalian padahal kalo waktu sekolah dulu kalian sering ketemu sering berduaan. yang pait-paitnya kalo punya pacar atau gebetan dari luar kota. udah mending putus aja deh.

nah, mungkin masih banyak lagi perubahan-perubahan yang lain tapi menurut aku itu perubahan yang paling keliatan banget.
oke, makasih udah bersedia membaca blog saya yang emang nggak ada mutunya tapi lumayan buat antisipasi  aja. 

Sabtu, 13 April 2013

hadiah terindah (sekelebat perjalanan masa SMA)



aku, 'kau', dan kenanganku

Hai namaku Ken, begitulah mereka sering menyapaku..
sekarang aku adalah mahasiswi Sanata Dharama jurusan Psikologi..
seperti kebanyakan orang bilang, masa SMA adalah masa yang tak terlupakan untukku..
disana aku belajar persahabatan, sakit hati, jatuh cinta dan masih banyak lagi..
namun yang terpenting dari itu semua, aku adalah Ken, Ken yang pertama kau kenal dan akan tetap menjadi Ken saat kamu sudah tidak mengenaliku lagi..


kubuka lagi satu per satu 
memandangi senyum persahabatan yang terukir di dalamnya
kembali terkenang saat kita bersama canda, tawa, suka dan duka
mengayuh sepeda seolah tak kenal lelah, bersama lebur dalam kebahagiaan

ku tarik lagi sedkit nafas dan sedikit basah di sudut mataku
selamat tinggal sahabat..


ASRAMA SERAPHINE 

ketika gerbang biru itu menyambutku yang pertama kalinya,kecanggungan akan situasi baru segera menyapaku..
ketakutan akan bayangan yang belum terjadi membuatku semakin ragu.. apa aku bisa?







SMA PIUS BAKTI UTAMA 
ternyata bangunan ini yang akhirnya kupulih sebagai tempatku menuntut ilmu..
awalnya semua terasa asing, tak kukenal. namun seiring berjalannya waktu, tembok-tembok kokoh peyangganya pun memiliki cerita, kelas-kelas yang bising dengan persahabatan, kantin yang riuh dengan celoteh teman-teman, lapangan yang menjadi saksi ulah anehku dan teman-teman, hal-hal yang tak mampu terlewatkan begitu saja.. 
aah, aku merindukan hari itu..













SEPULUH DUA
adit, lensa, heri, gita, handi, arin, novi, marbud (budi), yaya, jefri, budsud (sudi), ayu, sanjaya, lasminah, merlyn, yoan, pius, erna, nita, yuda, nanda (cewek), fanus, rendra, dika, ira, raka, nia, vian..
kuingat lagi nama-nama teman sekelasku itu.. orang-orang yang akan menjadi kawan dalam proses pendewasaanku di kelas awal di SMA PIUS ini dan rasa kebersamaan itu masih melekat erat dalam ingatanku, ya tentu saja sampai hari ini.. 


dan sampailah pada tahun ajaran baru!
adik-adik kelas baru di asramaku, kembali memberi cerita-cerita aneh lagi dalam catatan SMA ku.. perselisihan, kejujuran, persahabatan, semuanya ada disini..

KELAS BAHASA (LUMONAMORA)
teman-teman baru di kelas "LUMONAMORA", mereka yang menemaniku hingga dua tahun di penjurusan.. mereka yang menjadi tempatku berbagi cerita, menjadi tempat menumbuhkan ide-ide usil untuk menjahili guru-guru..
tempat yang indah saat canda, tawa tercipta dan tempat yang menjenuhkan saat perbedaan pendapat terjadi.. 

selamat tinggal teman..
kebersamaan kita ditempat ini adalah sejarah yang akan aku ceritakan pada anak dan cucuku esok. bila suatu hari waktu mempertemukanku dengamu kuharap senyum manis itu masih tergores indah dibibirmu, sapaan hangat itu masih keluar selalu dari lubuk hatimu..

AKU SENANG MASIH MEMILIKI KELUARGA KEDUA SEPERTI KALIAN. SELAMAT BERJUANG KAWAN, SEMOGA KELAK KITA BERTEMU DALAM KESUKSESAN..