Selamat
Pagi, sayang.
Pagi
ini aku pun masih belum mengetahui bagaimana cara melupakanmu. Rasanya aku
justru terjebak dalam candu yang ada.
Sepertinya
aku mencintaimu seperti aku mencintai pantai.
Aku
suka mendengar bagaimana deru ombak memecah karang. Begitu juga aku menyukai bagaimana
suaramu memecah kesunyian ini dengan suaramu yang berat. Aku menyukainya,
sangat.
Aku
suka mencium arom laut yang lengket, yang segar, yang lembab. Begitu juga aku
menyukai aroma mu yang menenangkan meskipun dari jarak ribuan meter, lembut,
menggoda.
Aku
suka bagaimana cara ombak menyentuh ujung jari-jari kakiku, menyejukkan. Begitu
juga aku sangat menyukai bagaimana caramu menyentuh ujung rasa sayangku
meskipun kamu tak akan paham hal itu sudah terjadi sejak beberapa tahun yang
lalu.
Pada
akhirnya di sini semua dimulai. Pada akhirnya hari ini pun akan tiba. Di
pelabuhan ini.
Bayangkan
aku sedang akan pergi ke timur dan kamu akan berlayar ke selatan. Kamu nggak
akan melihat aku pergi karena kepala aku berangkat terlebih dahulu.
Sekarang
yang penting aku percaya kalau nanti entah di hari ke berapa entah di laut yang
mana dan pelabuhan yang mana kita pasti bertemu lagi. (Hello Goodbye)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar